Info informasi Cerita Zombie Indonesia : Mati Sebagai Pahlawan, atau Hidup Sebagai Pecundang (Part 6) atau artikel tentang Cerita Zombie Indonesia : Mati Sebagai Pahlawan, atau Hidup Sebagai Pecundang (Part 6) ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Minggu 3/2/2010
18;43 am wib
"brummm..." terdengar gas motor sport memecah keheningan sore itu..
"kuat juga nih motor." ujarnyanya sambil tersenyum
"mall nya dimana sih..?? keliling kota gk nemu nemu.."
seharian gk liat orang apa manusia yg selamat. dimana tentara sama polisi.???
baru saja pras berkata begitu tiba2 matanya disilaukan dengan cahaya silau dari sebuah busway .
tak ayal, dia pun oleng dalam mengendarai motornya, dan menabrak kendaraan dijalanan.
"sialan.. apa apaan sih tuh bis. main silau aja dijalanan," sembari dia bangkit
ehhhh.. tiba tiba dia sadar, dan mulai berlari menjauhi sumber cahaya itu..
"hei...!! kamu bukan salah satu mahluk itu khan" seseorang dari bis berteriak pada pras..
"haa.." sepertinya suara orang itu... sepertiya kukenal.
"arrggfhhhhh......." suara zombie mulai berdtangan.
dan ini bukan seperti yg biasa. seekor anjing zombie..!!
"grrhhhgrrr......"
"sial...!!!" teriak pras saat melihat anjing itu mulai menggeram padanya, memperlihatkan
darah menetes dan daging yg terkoyak..
dikeluarkan nya kanata oleh pras dan dia pun memasang kuda kuda.
"maju lah..."
seekor anjing datang lagi, dan ini lebih besar dari yg pertama.
senyum kecut terlihat di muka pras
"groouhhgggg..." anjing kedua berlari kearah pras.
pras mencoba menghususkan kanatanya kearah mulut anjing itu dan tepat sasaran.
tapi karna berat anjing itu, katana dan tangan pras ikut terjatuh saat anjing kedua terjatuh,
dan anjing pertama melompat tepat kearah pras dengan mulut terbuka siap menerkam.
Dorr...Dorrr..!!!
"kaiinnggg......."
"brukkk.." anjing pertama terlempar kebelakang terkena 2 tembakan..
cepat ....!! kearah bis pras!!! teriak orang itu lagi
tanpa banyak tanya pras mencabut katananya dan berlari sambil melihat kebelakang.
ratusan zombie mengejarnya.
Dia melihat Edy, teman kapalnya, beberapa orang didalam bus.
"hurry..." suara tegas dari orang asing
"thank's sir"
kami pun cepat menutup pintu bus itu.
"cepat kita pergi dari jalanan ini..!!!!" teriak pria paruh baya di samping sopir itu.
ratusan zombie di belakang kami sempat menghantam hantam bus tapi karna jalan cukup lenggang. kami bisa
pergi dari sini cukup cepat..
terdengar sayup sayup, mereka atau kita akan menuju ke mall terdekat.
malam itu,mataku cukup berat untuk mencoba menahan kantuk. tapi rasa ini sangat kuat dan aku pun tertidur...
beristirahat sejenak dari kekacauan dunia.
Senin 4/2/2010
03;42 am wib
"shhreee.k shreeekkkk...." terdengar suara kaki yang diseret.
andry yg terbangun mulai terjaga matanya.
dia melihat angie masih tertidur di kursi belakang.
andry & angie masih belum keluar dari jalan toll. dan memutuskan beristirahat di sebuah mobil.
"dia mana tuh mahluk laknat..?" ujarnya bertanya pada dirinya sendiri.
"shheekk. shreekkk.." kemudian hening lagi.
suaranya terdengar cukup dekat dari sini.
"arrghhh....."
andry cukup kaget saat mahluk itu muncul terlihat disamping mobilnya.
"sialan.. udah mati aja masih bikin kaget. gw patahin leher loe baru tahu rasa." bisiknya.
mahluk itu berjalan melewati mobil yg ditempati andry. suasana hening itu cukup membuat seorang jantung andry yg berban hitam itu berdegup kencang.
05;39 am wib
"ngie.. ngie.. bangun, ayo kita harus lanjut jalan lagi" bisik andry membangunkan angie.
jalan toll pagi itu sangat lenggang. berdua berjalan dengan cepat dan selalu mengawasi sekitarnya.
andry yang tampak sangat semangat, selalu membuat ekor mata angie selalu mengikuti gerak gerik andry.
"ehh, bentar" ucap andry sembari berlari ke arah sebuah truk pemadam kebakaran yang ringsek menabrak tembok pembatas jalan..
"mana ya...?" andry sibuk mencari sesuatu.
'nyari apaan sih..? ayo.. buruan." kesal angie menunggu
"yeah..!!" teriak andry sembari menuju angie.
dia menenteng sebuah kapak, dan menyeret beberapa alat.
"nih senjata buat keamanan kita, sarung tangan,.."
"ngapain bawa banyak2??" tanya angie dengan muka jutek khas nya..
"sedia payung sebelum hujan" jawab andry santai.
akhirnya hanya andry yang memakai semua perlengkapan, dan sebuah kapak ditangannya.
setelah seharian tak ada yg mencurigakan, akhirnya mereka melihat jalan keluar dari toll ini.
"trus kita lewat mana nih ndry..??"
"seingatku sekitar 600m ke utara, kita cukup lewati kampung jembatan sampai deh.."
"istirahat dulu ya.. capek nih.."
"yaudah kita istirahat disana aja" andry menunjuk sebuah pom bensin yg ada toko kecil.
"andry... perasaanku kok gk enak ya.??" tanpa sadar angie menggengam erat tangan andry.
andry yang memang menyukai angie di pertemuan pertama, merasa ini saat yang tepat untuk menunjukkan "kejantanannya"
"aku bakal ngejaga kamu dengan hidupku ngie.."
suara andry yang terdengar benar benar menenangkan hati angie.
mereka lalu menuju toko yg pintunya pecah dan keadaannya gelap.
"kamu tunggu disini aja, aku yang masuk"
andry mengenggam erat kapaknya dan masuk perlahan kearah toko.
"kayaknya aman saja, gk ada apa apa."
baru saja dia bilang begitu, kaki andry ada yang menangkap.
dengan sigap andry mencoba melompat kebelakang, tapi cengkeraman tangan itu terlalu kuat.
dan terjatuh lah andry. disaat itu pula mahluk itu melompat keatas tubuh andry dan mencoba memakannya.
dengan mati matian andry mempertahankan nyawa nya. tangan kirinya mencoba menggapai kapak nya yg terjatuh.
susah payah dia menahan gigitan mahluk itu dan menggapai kapaknya. tapi keberuntungan andry menjauhinya.
mahluk lain mendatanginya dan berjalan tergopoh gopoh menuju andry.
"sial..!!"
cukup lama andry bergulat dgn mahluk itu, sedangkan diluar angie merasa aneh karena terlalu lama andry didalam.
akhirnya angie menyusul kedalam.
"andry..!!!" teriak angie yg melihat andry dikeroyok.
"ngie..!! kapak..!!cepat ambil..!!" teriak andry tersengal sengal.
diambilnya kapak oleh angie, dan dia langsung berlari kearah zombie yang menuju ke arah andry.
"choopp...!!!!" kapak itu menancap dibahu zombie, tak ayal zombie itu pun berbalik arah ke angie dengan
mulut terbuka hendak melahap angie.
"ehhh...." angie melempari zombie itu dengan segala benda yang didekatnya.
"andry yang masih bergulat mulai melancarkan serangan baliknya. dengan sisa kekuatannya. dilemparnya zombie setengah badan itu kesamping kiri
lalu dengan sebuah tehnik chop dia menahan leher mahluk itu dan dia pun segera berdiri lalu dia mengambil kapak yg masih menancap di zombie yg
akan mengejar angie. tanpa ampun dia melayangkan kapak itu kearah zombie yang di lantai. kepala zombie terbang menjauh dari tubuhnya."
"arrghh...! teriak andry, zombie dibelakangnya menggigit lengannya, dengan cepat dia melepaskan dirinya"
"rasakan ini..!! angie melayangkan sebuah besi dan menghantam kepala zombie itu. terlepas sudah gigitan di lengan andry"
andry yg kesakitan jatuh terduduk memegangi lengannya yg berdarah.
"kamu gk papa ndry..??" tanya angie panik melihat andry terlihat akan pingsan.
<<Part 5
Part 7>>
Demikian artikel tentang Cerita Zombie Indonesia : Mati Sebagai Pahlawan, atau Hidup Sebagai Pecundang (Part 6) ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Cerita Zombie Indonesia : Mati Sebagai Pahlawan, atau Hidup Sebagai Pecundang (Part 6) ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.
Melalui jaringan backlink yang kami miliki merupakan penyedia jasa backlink menerima berbagai backlink Indonesia dengan layanan jasa backlink murah yang kami kelola secara manual dan profesional. Kami menawarkan jasa backlink terbaik. Bagaimana cara membeli backlink dari kami?. Silahkan 👉 Hubungi Kami! harga sangat terjangkau!
Berikut adalah daftar 50 situs Jaringan Backlink kami!
Kami jaringan backlink sebagai media backlink bisa juga menerima content placement yakni jasa backlink termurah kami di dalam artikel. Pesan segera jasa backlink termurah ini. Karena kami adalah raja backlink yang sebenarnya!
